Jumat, 05 Oktober 2012

Gothic Metal

Gothic Metal - ini adalah musik yang sangat menyedihkan dengan kecepatan yang lebih lambat dan hampir tanpa solo. Vokal biasanya terdiri dari suara manusia yang jelas, dengan sentuhan menggeram dan menjerit bisa dibilang langka dalam Gothic Metal, dan penambahan perempuan sebagai vokal "malaikat", kadang-kadang resitatif. Seringkali dalam penciptaan Gothic Metal digunakan synthesizer serta unsur musik simfonik dengan iringan paduan suara.
Lirik Lagu dalam Gothic Metal dapat memiliki berbagai tema, tetapi kebanyakan lagu-lagu bicara tentang filsafat dan asmara. Komposisi dapat mengekspresikan tambalan yang berbeda, yang dikembangkan oleh kesedihan, depresi, dan frustrasi, serta kematian, mistisisme atau paganisme.
Kami juga ingin menunjukkan keunikan gambar dan photo oleh anggota band gothic metal. Perbedaan utama mereka adalah warna hitam digunakan dalam pakaian dan make up, kadang-kadang dengan sentuhan nuansa warna merah atau lainnya, serta rambut panjang, berwarna hitam kadang-kadang dengan sentuhan putih. Anggota band tampil di genre gothic metal juga mengungkapkan minat terhadap perhiasan perak, jimat yang berbeda, rantai dan salib. Wanita memiliki style "vampir" dengan gaya yang sangat berbeda dengan unsur seksualitas abad pertengahan dan vampir. Pria diakui dengan gaya burung "gagak", dengan pakaian hitam ketat, seperti misalnya mantel panjang.
Gothic metal dibentuk atas dasar Metal tanpa suara ekstrim tertentu dan dengan tema gothic, yang mengarah kepada jenis musik melodi dan melankolis. Seperti dalam semua budaya musik gothic dari genre ini termasuk bagian dari kegelapan abad pertengahan dan suasana romantis yang canggih.
Gothic Metal mulai terbentuk di bagian pertama dari 90-an dan pendiri dari genre dapat dipertimbangkan adalah band Type O Negative dengan album mereka "Bloody Kisses", band My Dying Bride dengan album yang disebut "Turn Loose Swans" serta Paradise Lost band, yang memproduksi album setelah 1995. Dalam album yang diciptakan oleh band Paradise Lost menjadi iklan yang sangat populer untuk sampel komposisi yang berbeda dari musik elektronik. Band berpengaruh lainnya pada waktu itu Lacrimosa, yang menghasilkan sebuah album yang disebut "Inferno". Lagu dari band ini menjadi contoh yang sangat jelas tentang Gothic Metal pertama. Juga kita ingin menunjukkan pada band-band yang kami anggap tidak kurang berpengaruh untuk genre, band-band adalah: The Gathering, Theatre of Tragedy, Deathful Shadow, Within Temptation, Love Like Blood, Anathema. Sebagian besar band-band yang kami sebut termasuk band yang ditambahkan unsur dan sentuhan genre lain seperti Doom, Black, Death Metal, dan dalam pendapat kami, ini adalah penambahan paling bermakna dan dikenali untuk membentuk dari genre baru.

Dark Metal

Dark Metal adalah campuran dari Doom, Black, Gothic, dan Death Metal. Musik yang dihasilkan oleh genre ini dapat dicirikan oleh irama dari drum dengan kecepatan menengah, sistem gitar yang rendah dan riff yang tajam, serta dukungan keyboard, dan solo yang langka. Dalam genre Dark Metal ada perbedaan mencolok antara masing-masing pemain, karena berbagai elemen gaya dari genre Metal yang berbeda. Tehnik vokal dalam genre ini dapat bervariasi dari menggeram ke menjerit. Semua itu tergantung pada preferensi pemain tertentu. Dan lirik genre ini juga bisa sangat beragam, namun dalam sebagian besar kasus musisi genre ini berbicara tentang hal yang mistik, okultisme, putus asa, dan bunuh diri.
Dark Metal untuk pertama kalinya muncul pada akhir 80-an di berbagai negara pada saat yang sama. Ini dimulai di Jerman, Amerika Serikat, Brasil, dan Swedia. Pertama dipengaruhi band genre itu Hellhammer, Celtic Frost, King Diamond dan Candlemass, mereka mempopulerkan genre ini di Skandinavia, dengan penggabungan unsur seperti: Black, Doom dan Death Metal dan mengisinya dengan suasana yang bahkan lebih suram dan menyedihkan, menakut-nakuti pendengar dengan keyboard yang berbeda efek dan unsur-unsur sihir dan okultisme. Namun pendiri sebenarnya dari genre ini sebenarnya adalah sebuah band Betlehem asal Jerman, yang pada tahun 1992 menghasilkan sebuah album yang disebut "Dark Metal", yang memberi nama untuk genre musik baru, dan band bernama Samael yang membuat album dengan titel "Ceremony of Opposites", dan Rotting Christ dengan sebuah album yang disebut" Triarchy of The Lost Lover".
Di pertengahan tahun 90-an Dark Metal sepenuhnya terbentuk penuh dalam sebuah genre musik. Band-band baru yang terbentuk menyempurnakan genre ini dengan menggabungkan genre Metal yang berbeda, sehingga menciptakan karakter musik mereka sendiri yang unik terus tumbuh dan berkembang. Mereka band adalah: Christ Agony, Alastis, Eisregen, The Vision Bleak, Darzamat, Darkseed, Atheistc, Ewigkeit, Madder Mortem, Solar Scream, Lux occulta, Throes of Dawn, Evol, Ajattara, Midwinter, Vanitas, Aphangak.

Idealisme

Idealisme adalah doktrin Metafisis dan Epistemologis yang membentuk ide-ide atau pikiran Realitas Fundamental. Dasarnya, ini adalah Filosofi yang berpendapat bahwa satu-satunya kebenaran yang diketahui adalah kesadaran dan isi kesadaran itu sendiri. Sedangkan materi apa pun yang ada didunia luar, kita tidak pernah yakin bahwa itu benar-benar ada. Jadi, satu-satunya hal yang nyata adalah Entitas Mental, bukan hal-hal yang dianggap Fisik.
Idealisme adalah suatu bentuk Monism (lawan Dualisma dan Pluralisme), dan berdiri kontras dengan keyakinan Monist lain seperti Fisikalisme dan Materialisme (yang berpendapat bahwa satu-satunya yang benar-benar diangap ada adalah materi Fisik). Hal ini juga dikontraskan dengan Realisme (yang menyatakan bahwa hal-hal sudah memiliki keberadaan mutlak secara independent kita punya persepsi dan pengetahuan).
Sebuah pengertian yang cukup luas dari sudut pandang Idealisme dapat mencakup banyak kepercayaan, meskipun sudut pandang Idealis tidak harus mencakup Tuhan, mahkluk Supranatural, atau keberadaan setelah kematian. Ini adalah prinsip utama dalam Yogacara School of Buddhism. Yang berkembangan menjadi pemahaman atau
aliran Mahayana, beberapa denominasi Hindu berpandangan Idealis, meskipun beberapa dari mereka telah menyukai bentuk Dualisme seperti dengan Kekristenan.
Dalam pengertian umum Idelaisme juga dapat digunakan untuk menggambarkan cita-cita tinggi dari seseorang (prinsip-prinsi atau nilai-nilai secara aktif diupayakan sebagai tujuan) yang kadang-kadang dengan konotasi cita-cita yang tidak masuk akal atau tidak praktis. Kata "Ideal" juga bisa digunakan sebagai kata sifat untuk menunjuk kualitas kesempurnaan, keinginan yang sempurna dan keunggulan suatu hal, yang sama sekali asing dengan epistemologi dari kata "idealisme", yang berkaitan dengan representasi mental internal.
Idealisme adalah Label yang mencakup sejumlah posisi Filosofi dengan kecenderungan yang sangat berbeda dan Implikasi, termasuk Idealisme Subjektif, Idealisme Objektif, Idealisme Transendental dan Idealisme Absolut, serta beberapa varian-varian yang lebih kecil dengan konsep yang terkait.

disadur secara bebas dari beberapa sumber terpercaya
                                                                             tanpa mengurangi pengertian dan makna sebenarnya

Melihat Bagaimana Sejarah Lahirnya Scene Underground Di Kota Jambi

Scene Underground Jambi tumbuh dan mengalami perjalanan panjang berliku. Sebelum adanya sebuah wadah komunitas bagi masyarakat Underground di Jambi, telah ada beberapa orang dalam group band yang memainkan musik metal. Berdiri sendiri dan bergabung bersama band lain tanpa membawa bendera sebuah komunitas. Ini dikarenakan pada masa-masa itu keberadaan band-band ini belum banyak dan musisi lain pun melihatnya sebagai sebuah musik "apo ntah". Namun karena saya (penulis) belum ngerti musik waktu itu jadi tidak begitu ambil pusing.
Sebuah bendera yang berkibar waktu itu adalah bendera Jambi Underground pada era tahun 1995-an, yang kebanyakan di tunggangi oleh mahasiswa dan pelajar sekolah menengah.
Lambat laun mulai satu demi satu group band bermunculan, dengan tipe dan karakter sendiri-sendiri, bergabung dalam wadah Jambi Underground ini, penulis tidak bisa menyebutkan nama-nama band secara rinci, namun ada beberapa band yang cukup top pada masa itu, seperti KOMA, SCHROTUM, NOCTURNAL SYMPHONI dan lain-lain.
Komunitas ini berhasil mengadakan hajatan resminya berlabel Total Underground, dengan menghadirkan beberapa band tamu dari propinsi tetangga, dan cukup sukses.
Seiring perjalanan waktu, banyak anggota pun terus bertambah, Scene Underground di Kota Jambi mulai diperhitungkan sepak terjangnya. Namun semakin banyak Kepala tentu semakin banyak otak dan pola pikir serta hasil pikiran yang berbeda-beda, ini benar-benar terjadi di dalam tubuh Jambi Underground sebagai bendera komunitas.
Alhasil komunitas ini pecah, beberapa band anggota mengundurkan diri dari keanggotaan dan bergabung ke dalam wadah komunitas Underground baru yang dibentuk dari hasil rapat. Komunitas ini bernama GrindTAC Community yang bermarkas besar di TAC Jambi.
Tidak butuh waktu lama untuk mengumpulkan manusia-manusia yang bertujuan sama pada masa itu dan band anggota komunitas ini pun melonjak drastis. Sementara komunitas pertama Jambi Underground tidak pernah terdengar ceritanya lagi.
GrindTAC Community segera mensahkan diri sebagai komunitas terbesar pada masa itu disamping komunitas band-band Hardcore dan Punk yang juga mempunyai wadah sendiri-sendiri.
Keanggotaan personil GrindTAC atau disingkat GTC mencapai lebih dari 70 orang yang tergabung dalam band-band dari yang berkonsep Punk, Hard Core, Grind Core, Death Metal, Trhash Metal, Black Metal dan Agressive Brutal Death.
GTC tidak hanya berdiri sebagai komunitas kesekretariatan saja, namun menuangkan kreatifitasnya melalui event-event berlabel total underground, di mulai dengan Total Dengung I yang bertema "Silaturahmi Para Undergrond". Event ini cukup sukses dilihat dari respon masyarakat umum di kota Jambi, dilihat dari ramainya pengunjung pada event ini. Pada Event pertama ini band-band yang tampil seluruhnya adalah band anggota GTC, event ini diangap sebagai peresmian berdirinya komunitas ini.
Melihat kesuksesan event ini dan band anggota komunitas pun juga bertambah terus, maka berlanjut kemudian dengan event-event seperti "Jambi Bawah Tanah I" pada event ini manajemen kepengurusan tentu sudah lebih dewasa ini terlihat dari penataan acara, dan publikasi yang sampai menyentuh propinsi lain dan mengundang beberapa band tamu seperti dari Sumatera Barat, Pekan Baru, Sumatera Selatan dan dari kabupaten-kabupaten dalam provinsi Jambi sendiri. Kemudian berlanjut dengan Event Jambi Bawah Tanah II, Total Dengung II yang cukup sukses. Sebuah sarana lain yang dimunculkan dari komunitas ini adalah Underground Mini Zine yang mengulas band-band lokal Jambi yang dikenal sebagai "Infusion Hope" zine, yang juga sudah diedarkan sampai ke provinsi-provinsi lain di Indonesia.
Disamping komunitas besar GrindTAC Community, terdapat juga komunitas lain yang berdiri di Scene Kabupaten seperti Kerinci Underground Society di Sungai Penuh, Muara Jambi Underground di kabupaten Muara Jambi, Muara Bungo Underground Community, dan beberapa komunitas lain yang tidak terdata secara rinci.
Sebuah event yang tercatat sukses juga di gelar oleh Muara Jambi Underground Community adalah "Getar Tanah Sejarah", sesuai dengan tempat dimana mereka berdiri nama event ini cukup menggetarkan. Event ini terbilang sukses dengan pelaksanaan Open Air.
GTC sendiri mengalami banyak kemelut didalam tubuhnya, perbedaan pendapat pun akhirnya menjadi penyebab hengkangnya beberapa band dari komunitas ini, ini tidak bisa dipungkiri, semakin banyak otak untuk berpikir maka akan semakin banyak pula hasil pikirannya. Dengan hengkangnya beberapa band dari komunitas ini membuat mental beberapa anggota baik personil maupun band menjadi tidak stabil, ini membuat manajemen komunitas ini menjadi tidak stabil juga.
Beberapa band yang hengkang tersebut kemudian mendirikan Jambi Corpsegrinder yang bermarkas di Sawank Rebel. Dengan beranggotakan beberapa band yang sudah solid. Tidak berjalan lama Jambi Corpsegrinder menggelar sebuah event berlabel total underground yang sensasional berlabel "Gudang Asap Siang Bolong", event ini terbilang sangat unik, karena di gelar open air dan didalam lingkungan sebuah bangunan gudang tua yang tidak terpakai dan kondisi reruntuhan bangunan menjadikannya event ini bisa dibilang sensasional, ditambah lagi dengan cuaca siang bolong yang panas membara. Event ini bersifat lokal saja tanpa band-band tamu dari luar provinsi Jambi. Dan event ini sangat sukses bila dilihat dari perencanaan dan pelaksana yang sangat terbatas. Menurut beberapa sumber ini adalah satu-satunya event underground yang paling populer di kota jambi. Beberapa band yang tergabung dalam Jambi Corpsegrinder seperti Sachrator, Indamnity, Belhzebul, Subzero, Nukleus, Disobey dan beberapa band lainnya.
Waktu pun terus berjalan, bergulir, beberapa band pun terlihat vacum dikarenakan kesibukan dan pekerjaan. Namun Scene Underground Jambi tetaplah hidup dan berkarya. Komunitas yang muncul pun ada beberapa, diantaranya mereka menamakan diri Jambi Underground Movement yang bercokol di Segitiga Bermuda simpang Telanai kota Jambi, komunitas ini cukup aktif pada masa awal berdirinya, terlihat dengan beberapa event yang mereka gelar di daerah Segitiga Bermuda tersebut. Demikian juga halnya dengan komunitas Punk yang tidak pernah mati, juga cukup sering mengelar event-event underground walaupun dalam skala lokal namun cukup menggetarkan kota Jambi.

Scene Underground ini tidak akan pernah mati walaupun orang-orang didalamnya silih berganti mati. Demikian juga karya-karya mereka yang benar-benar pejuang sejati di Underground tidak akan pernah mati. Sebuah pandangan bagi saudara-saudara kami yang kelak berjuang di Scene ini, teruslah berkarya, jadi seorang "orang" Underground yang mengerti apa yang kamu lakukan, jadilah dirimu sendiri dan jangan pernah mau menjadi diri "orang lain" atau orang lain berada dalam diri mu, singkirkan itu karena underground pada hakikatnya ada di dalam otakmu, hatimu dan mengalir dalam darahmu.
Berjuanglah terus, singkirkan orang-orang yang akan memecah belah, berfikirlah positip, jadilah seorang "orang" underground yang ber-prinsif.

Ulasan ini hanya secara garis besar dan berasal dari pandangan sebuah sumber (Tober Indamnity),
Untuk masukan apabila ada hal yang terlewat, tidak tersebutkan silahkan hubungi manajemen JambiCorpseGrinder.com untuk klarifikasi dan perubahan atau pertambahan

Selamatkan Percandian Muaro Jambi

Metro Jambi
Ditulis oleh pia  
Senin, 27 Februari 2012 09:14

TELANAIPURA – Sikap Pemprov Jambi yang dinilai kurang serius terhadap Percandian Muaro Jambi, menimbulkan aksi dalam Petisi Jalanan Selamatkan Percandian Muaro Jambi. Ini terkait kawasan Candi Muaro Jambi yang terancam tidak masuk daftar warisan dunia oleh UNESCO, akibat ada beberapa stock pile batu bara dan perusahaan kelapa sawit di kawasan candi.

Aksi dilakukan di depan halaman kantor Gubernur Jambi, kemarin (26/2). Petisi yang ditandatangani secara terbuka oleh masyarakat Provinsi Jambi ini dilakukan pada kain putih sepanjang 26 meter. Tak kurang 1.500 tanda tangan dari masyarakat Jambi terkumpul.

Widodo, koordinator aksi dari Svarnadvipa Institut mengatakan, aksi tersebut merupakan kerja sama Svarnadvipa Institute, Dewan Kesenian Jambi (DKJ), Sekolah Alam Muara Jambi (Saramuja), Komunitas Seni Inner Jambi, Jambi CorpseGrinder, Dwarapalamuja, Jambi Guitar Community, dan lain-lain. Selain penandatanganan petisi, dalam acara itu kemarin juga ditampilkan pentas seni seperti musik dan puisi.

“Aksi ini didukung baik oleh komunitas seni di Jambi, masyarakat sekitar Percandian Muaro Jambi, dan para penyair,” katanya. Aksi penandatanganan petisi dimulai pukul 06.00 hingga 10.00. Masyarakat Jambi yang pada Minggu pagi ramai memanfaatkan lokasi itu untuk berolahraga, turut memberikan dukungan dengan membubuhkan tanda tangan di kain. Mulai dari yang kecil hingga dewasa, ramai-ramai memberikan dukungan mereka melalui tanda tangan.

Selain di Kantor Gubernur Jambi, aksi serupa telah digelar di kawasan Percandian Muaro Jambi dua hari sebelumnya oleh masyarakat. Kain yang telah ditandatangani warga sekitar percandian juga dibawa dan dibentangkan di Kantor Gubernur Jambi kemarin. Direktur Svarnadvipa Institute M Husnul Abid mengatakan, penandatanganan petisi ini menunjukkan masyarakat Jambi menginginkan agar Percandian Muaro Jambi dilestarikan, bukan dibiarkan rusak. “Tuntutan masyarakat Jambi ini perlu didengar oleh segenap stakeholder, dan semua pembiaran perusakan Percandian dihentikan,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini di kawasan Percandian Muara Jambi yang memiliki luas 2.612 hektare berdiri beberapa industri seperti terminal tampung (stockpile) batu bara, pabrik crude palm oil, dan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan. Industri tersebut berada di kawasan percandian dan mengancam kelestariannya. Menurut Abid, ada dua langkah mendesak yang perlu dilakukan dalam penyelamatan Percandian Muaro Jambi. Pertama, penghentian aktivitas industri di kawasan percandian. Kedua, kawasan percandian seluas 2.612 hektare segera ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. “Persoalan kawasan Percandian Muaro Jambi bermula dari belum ditetapkannya kawasan percandian sebagai kawasan cagar budaya,” katanya.

Dalam penyelesaian persoalan tersebut, Abid mengingatkan agar warga sekitar kawasan Percandian tidak dilupakan dan perlu upaya yang menguntungkan semua (win win solution) baik antara pemerintah dan industri.

sumber artikel dari :

Musik Dalam Sosial

Dalam perjalanannya perubahan sosial tentu mengalami fase-fase tersendiri, ada yang terjadi secara radikal, tetapi ada juga yang berlangsung secara lambat. Perubahan sosial harusnya dimaknai sebagai sebuah tanda menuju kebaikan, bukan malah sebaliknya. Namun realitas yang terjadi, terkadang ketidak-mampuan masyarakat menerima sesuatu perubahan menjadikan kondisi yang tidak lebih baik dari sebelumnya.
Tentu kita menyadari bahwa perubahan sosial dapat terjadi jika seluruh elemen ikut bergerak,tapi untuk memulainya tidak salahnya jika elemen-elemen menyuarakan atau melakukan sebuah gerakan –gerakan, yang mana nantinya gerakan-gerakan ini akan menjadi sebuah gelombang besar untuk sebuah perubahan.

Musik dalam ranah sosial
Kehadiran teknologi saat ini sangat berperan penting dalam proses perubahan sosial, berbagai kasus saja misalnya, krisis timur tengah yang terjadi beberapa waktu disebabkan oleh jejaring sosial yang begitu masif melancarkan propaganda dan seruan untuk menggulingkan kekuasaan tiran di timur tengah. Media jejaring sosial seperti facebook dan twitter menjadi ruang sosial baru yang terbukti ampuh melakukan gerakan sosial, jejaring sosial ini menjadi senjata andalan yang baru bagi para penggerak gerakan sosial untuk melawan ketidak-adilan. Lalu bagaimana dengan musik?
Musik seharusnya mampu memiliki peran yang strategis dalam melakukan perubahan di masyarakat, hampir seluruh penduduk di dunia ini mendengarkan musik, baik dengan genre musik yang berbeda-beda sesuai dengan selera mereka masing-masing. Tentunya ini menjadi catatan penting,bahwa musik mempunyai ruang istimewa di masyarakat, lihat saja jika ada konser musik, ribuan bahkan jutaan penduduk tumpah ruah ke arena konser. Lalu apa yang menjadi senjata dari musik hingga bisa membuat sebuah gerakan perubahan?
Terlepas dari genre yang ada dalam music seperti Dangdut, Reage, Metal, Punk, Jazz, Blues atau pun genre yang lain, kekuatan utama dalam musik adalah lirik, lirik hadir sebagai ungkapan-ungkapan tertentu terhadap sebuah kondisi, lirik menjadikan jembatan penghubung antara pemusik dengan penikmat musik. Komunikasi dua arah ini akan menjadi kekuatan yang besar, jika lirik yang disampaikan pun mengandung pesan-pesan yang syarat dengan perlawanan dan realitas yang sebenarnya. Pergerakan-pergerakan yang dilakukan melalui musik dapat kita lihat dari munculnya kaum hippies pada era 60-an. Gerakan tahun 1960-an yang timbul di pantai Barat Amerika Serikat itu terkenal dengan berbagai bentuk protes seperti a.l.: Beatnik & Gerakan Protes Sosial. Sebenarnya cikal-bakal gerakan protes itu dimulai dikalangan para seniman Bohemia yang tinggal dalam commune (komunitas) di San Francisco (north beach), Los Angeles, Venice West, & Greenwich di New York. Gerakan ini berciri gerakan sosial dan sastra yang terbatas pada dasawarsa 1950-an, dan mengaku sebagai ‘generasi beat’ yang kemudian dikenal sebagai ‘beatniks.’ (http://www.indowebster.web.id/archive/index.php/t-46497.html). Pada zaman itu muncul band-band yang menyuarakan lirik-lirik bertema kritik sosial seperti, The Doors, Jimi Hendrix, Janis Joplin, Led Zepplin. Yang notabene band-band tersebut merupakan pelopor lahirnya musik-musik yang lebih ekstrem lagi dalam perkembangan musik itu sendiri.
Underground “ Pola Alternatif “
Musik underground merujuk ke berbagai macam sub-genre musik yang biasanya mengembangkan sub-budaya sendiri meskipun tanpa permintaan pasar khalayak ramai, kurang dikenali dan bukan musik yang komersil. Band underground dan para artis-artisnya sering membuat kontrak dengan perusahaan rekaman independen. Mereka biasanya mempromosikan musik di tempat-tempat kecil, dari mulut ke mulut, situs internet, fanzine dan sekolah atau komunitas radio. (http://id.wikipedia.org/wiki/Musik_underground)
Underground merupakan sebuah fenomena dalam musik, kehadirannya adalah sebagai bentuk perlawanan terhadap kemapanan, kemapanan bukan dalam arti tidak ingin mapan, tetapi mencoba mencari alternatif baru untuk menyampaikan pesan mereka lewat bermusik. Saluran-saluran formal seperti mayor label dan berpakaian formal ketika bermusik, coba mereka hindari, dan menemukan pola-pola baru melalui kreativitas yang mereka punyai. Dalam perjalanannya tentu saja tidak mudah,banyak tantangan yang terjadi, dari musik yang keras hingga lirik yang susah dicerna, sehingga genre musik ini menjadi ekslusif dikalangan sendiri.
Kehadiran genre musik dengan pola-pola alternatif tentu sangat diharapkan untuk mampu melakukan tugasnya sebagai agen perubahan dalam masyarakat, meski harus diakui bahwa perjalanan ini tidaklah mudah. Masyarakat saat ini disuguhkan oleh kapitalisme musik yang instant, menjadi pemusik bukan karena pemahaman bahwa musik merupakan ruang sosial untuk perubahan, tetapi bermusik untuk terkenal, maka sangat pantas jika sekarang banyak produk-produk instan yang muncul dalam dunia musik.
Akhirnya, bangkitlah kembali, tetap usung idealisme, suarakan perlawanan lewat lirik dan nada, dan pastikan Indonesia Sejahtera dalam peluk melodi, dentuman Drum, Alunan Bass Dan Harmoninya Suara.

KOPI

 Kopi adalah sejenis minuman, biasanya dihidangkan panas, dan dipersiapkan dari biji dari tanaman kopi yang dipanggang. Saat ini kopi merupakan komoditas nomor dua yang paling banyak diperdagangkan setelah minyak bumi. Total 6,7 juta ton kopi diproduksi dalam kurun waktu 1998-2000 saja. Diperkirakan pada tahun 2010, produksi kopi dunia akan mencapai 7 juta ton per tahun ( dari FAO ). Kopi merupakan sumber utama kafein.

Sejarah kopi dapat ditelusuri jejaknya dari sekitar abad ke-9, di dataran tinggi Ethiopia. Dari sana lalu menyebar ke Mesir dan Yaman, dan kemudian pada abad limabelas menjangkau lebih luas ke Persia, Mesir, Turki dan Afrika utara.

Pada awalnya kopi kurang begitu diterima oleh sebagian orang. Pada tahun 1511, karena efek rangsangan yang ditimbulkan, dilarang penggunaannya oleh para imam konservatif dan othodoks di majelis keagamaan di Makkah. Akan tetapi karena popularitas minuman ini, maka larangan tersebut pada tahun 1524 dihilangkan atas perintah Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmaniyah Turki. Di Kairo, Mesir, larangan yang serupa juga disahkan pada tahun 1532, di mana kedai kopi dan gudang kopi ditutup.

Dari dunia Muslim, kopi menyebar ke Eropa, di mana minuman ini menjadi populer selama abad ke-17. Orang Belanda adalah yang pertama kali mengimpor kopi dalam skala besar ke Eropa, dan pada suatu waktu menyelundupkan bijinya pada tahun 1690, karena tanaman atau biji mentahnya tidak diijinkan keluar kawasan Arab. Ini kemudian berlanjut pada penanaman kopi di Jawa oleh orang Belanda.

Ketika kopi mencapai kawasan koloni Amerika, pada awalnya tidak sesukses di Eropa, karena dianggap kurang bisa menggantikan alkohol. Akan tetapi, selama Perang Revolusi, permintaan terhadap kopi meningkat cukup tinggi, sampai para penyalur harus membuka persediaan cadangan dan menaikkan harganya secara dramatis; sebagian hal ini karena didasari oleh menurunnya pesediaan teh oleh para pedagang Inggris. Minat orang Amerika terhadap kopi bertumbuh pada awal abad ke-19, menyusul terjadinya perang pada tahun 1812, di mana akses impor teh terputus sementara, dan juga karena meningkatnya teknologi pembuatan minuman, maka posisi kopi sebagai komoditas sehari-hari di Amerika menguat. jenis kopi ada 2 arabika dan robusta

Kopi Indonesia saat ini ditilik dari hasilnya, menempat peringkat keempat terbesar di dunia. Kopi memiliki sejarah yang panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangatlah cocok bagi tanaman kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi.

Salah satu varietas kopi robusta yang terkenal adalah kopi luwak dari Indonesia dan Kape Alamid dari Filipina. Biji kopi ini dikumpulkan dari musang luwak. Kopi ini memiliki rasa yang khas.

Pentingnya Genre Dalam Metal

Pentingnya Genre Dalam Metal
Genre dan Subgenre mengidentifikasi faksi yang berbeda dalam musik Metal, yang mengawinkan teknik analitis untuk pandangan dan suara yang mereka inginkan. Untuk alasan ini, sebuah band Death Metal tidak hanya estetis dan secara musikalitasnya berbeda dari band Speed Metal, namun berbeda dalam ideologi dan pandangan artistik, mewakili bersama filsafat hidup.
Definisi:
Hiburan - sebuah media ekspresi yang mengalihkan perhatian dari negatif kehidupan
Budaya - nilai antargenerasi terorganisir untuk mengubah negatif menjadi positif hidup
Musik - suara terorganisir
Seni - sebuah media ekspresi yang mengkomunikasikan budaya
Genre - tingkat yang paling luas dari estetika, kesamaan filosofis dan musik antara output artistik yang masih membedakan mereka dari kelompok lain
Subgenre - dalam spesialisasi, genre yang menghasilkan pemikiran teknik khusus, filsafat dan estetika untuk mengekspresikan interpretasi dalam ideologi genre tetapi berkembang lebih lanjut dalam arah yang unik.
Genre dan Subgenre, istilah yang menunjukkan kelompok-kelompok yang terkait dengan ideologi, metodologi dan penampilan di seni atau budaya, menunjukkan lebih dari sebuah divisi dari klasifikasi: sistem hirarki evolusi musik. Istilah-istilah dan penggunaan mereka (sebagai contoh Death Metal, Dark Metal, Black Metal, Ambient Metal, Doom Metal, Viking Metal, Forest Metal, Thrash Metal, Speed Metal, Grindcore, dan istilah kombinasi baru seperti Brutal New York Style, Swedish Death Metal dan Trolling Dark Forest Folk Metal) menyampaikan kecenderungan yang luar biasa dari genre untuk memperluas menuju kompleksitas dengan menciptakan basis dari filsafat yang sama sekali berbeda dan konstruksi intelektual yang beragam.
Bagi banyak orang, genre menyampaikan suasana yang sama dengan yang mereka lakukan, jika hal tersebut dapat dikategorikan, itu adalah salah satu dari beberapa hal yang mereka melakukan, oleh karena itu hanya wajah yang berbeda pada bahan esensial yang sama. Beberapa orang bahkan memperluas teori ini untuk perbedaan antara Rock dan Metal. Ini adalah pemikiran kategoris dan tidak mencerminkan penggunaan terminologi genre / subgenre.
Heavy Metal memperanakkan Speed Metal dan Thrash, yang memperanakkan Death Metal Crossover dan Grindcore, yang menyeberang sekali lagi untuk membuat suatu variasi gaya Metal dalam genre yang paling beragam. Black Metal (mulai dari perkusi lambat hingga melodic yang cepat ke irama folk-ish dan gitar akustik). Ia memiliki semua karakteristik dari Metal sebelumnya dalam beberapa bentuk meskipun seolah-olah cenderung menuju nonteknis. Ini juga hasil dari beberapa tradisi dan patternings dari bahan yang lebih tua, dan melalui komposisinya menunjukkan teori chaos dari komposisi musik.
Namun band Heavy Metal, beberapa band Speed Metal (tapi tidak banyak), band Death Metal, dan band Grindcore terus bertahan secara bersamaan. Genre adalah keyakinan cluster terpisah dari bentuk-bentuk lain dari ekspresi - mereka memiliki definisi struktur bahasa dan topik sendiri - tetapi subgenre adalah elemen diversifikasi  dari ide awal, menghasilkan ketegangan mereka sendiri dan memiliki kesamaan dalam sub mereka dan seluruh keluarga genre.
Konsep genre menunjukkan perbedaan filosofis antara pemikiran kategoris dan pemikiran nihilistik. Dalam sistem sebelumnya, setiap hal memiliki properti yang mendefinisikan batas-batasnya dan mengisolasinya dari kekacauan yang tidak diketahui. Dalam kekacauan yang terakhir adalah pembentukan alami kompleksitas dalam lingkungan hidup kita, sepanjang batas-batas yang dirasakan yakni objek dan dalam hirarki sistem yang berasal dari penempatan posisi mereka di posisi pertukaran energi dalam sistem secara keseluruhan.
Dalam Metal, genre berarti ide. Apa pendekatan dasar dari setiap band yang berbeda? Heavy Metal: hippie-style breakdown dan pengakuan apokaliptik, Speed Metal: paranoia apokaliptik dan realisasi dari kegilaan dibelakang penindasan sosial, Death Metal: dekonstruksi kemanusiaan melalui kegilaan dan takut kematian, evolusi pikiran terhadap kompleksitas fokus, Black Metal: kegembiraan dalam perkabungan kemanusiaan postmodern, Thrash: penolakan secara hingar-bingar dan kepercayaan konsep inti, Doom metal: penghargaan kesengsaraan yang melekat sangat nyeri seperti masokisme diri matyrdom dalam penciptaan.
Sebagai ideologi pusat, yang disebut "Metal" meskipun mungkin tidak ada jenis musik yang masuk dalam kategori yang murni: kesenangan dan kesadaran melalui nihilisme dan pemisahan manusia dari keraguan dan kejahatan sebagai konsep. Ini memberikan pengertian tersendiri sebagai teori musik, struktur lagu dan bahasa, lirik, dan estetika.

Teori - Mencerminkan suatu pendekatan terhadap ilmu informasi dan komunikasi melalui seni, dengan meninggalkan pendekatan secara linier dan keuntungan dinamis dan sinergis. Bahasa yang dipilih band untuk menulis karya mereka dengan mengekspresikan iman dalam apresiasi pandangan tertentu dan pemahaman tentang eksistensi.
Struktur - Jenis-jenis struktur data band yang mereka gunakan mencerminkan pendapat mereka, sadar atau tidak, metode berpikir dibelakang teori metafisis dan ilmiah. Struktur mencerminkan perkembangan intelektual.
Lirik - Seharusnya jangan sering mengutip tentang isu-isu yang kuat dari halaman situs. Dimana hal ini buruk dilakukan, itu dapat menjatuhkan band kepolitik frustasi dan mengasihani diri sendiri, tetapi ciptakan makna dalam terjemahan dari ide-ide bawah sadar sebagai citra seni yang nyata.
Estetika - Bagaimana musik dikodekan dalam ekspresi suara untuk mengungkapkan banyak hal dalam estetika tempat itu sendiri sehigga berfungsi dalam masyarakat. Misalnya, band Speed Metal menginspirasikan defined sound untuk Death Metal dan lainnya, Black Metal, telah menawarkan distorted and fluid aesthetic.
Dengan pemikiran konsep ini, Anda dapat melihat bagaimana Metalheads sering merujuk ke world of light illuminating a silhouette (shadow outline/garis luar bayangan) sebagai masyarakat, di mana cahaya dunia bersinar dari dalam kegelapan yang menggambarkan fungsi benda dalam hal kerja abstrak hirarki sistemik, atau tingkatan yang meghubungkan ide, tetap menjadi metode yang disukai untuk menafsirkan realitas. Melalui ide-ide dikodekan dalam paket yang paling tampaknya tidak mungkin, Metal mengungkapkan kenyataan baru dari apa yang kita telah kita abaikan sebagai eksistensi.

Sejarah Perkembangan Death Metal Dunia

Sejarah Perkembangan Death Metal Dunia
Death Metal ada tanpa nama selama bertahun-tahun, yang dipengaruhi oleh kedua ekstrem speed metal (Destruction) dan Thrash (Cryptic Slaughter), serta membawa pengaruh maju dari Hardcore (The Exploited) dan pengaruh Gothic untuk Heavy Metal asli dan industrial.
Bahkan, seperti profil genetik, genre tidak di identifikasi oleh sifat tunggal saja, tetapi oleh sekumpulan sifat dan ide-ide umum yang memungkinkan mereka untuk menjadi terorganisir seperti itu. Riff dari The Exploited, misalnya, dapat ditransplantasikan ke Death Metal modern tanpa keluar dari Riff yang ada (terutama dari mereka "Let's Have A War ..." album), sama, distorsi dan struktur lagu dari Destruction dapat dimainkan oleh band-band Death Metal tanpa harus keluar dari stktur lagu. Namun, apa yang menyatukan konsep-konsep, dan memberikan genre namanya, adalah morbiditas literalnya: it did not praise death, tapi dieksplorasi dalam obsesi yang aneh yang dirancang untuk memperkuat keberadaan "realitas tertinggi": fisik, alami, dunia objektif di mana kita hidup, dan di mana kita mati. Bahkan, Death Metal awal terutama dapat dijelaskan hampir secara eksklusif oleh slogan Hellhammer, "Hanya Kematian Yang Nyata."
Pandangan ini, penolakan primitif penegasan bahwa keberadaan masyarakat berada pada tingkat di atas atau lebih penting dari pada kenyataan alami, tidak secara eksplisit politik, juga bukan teridentifikasi dengan gerakan sosial apapun kecuali mungkin fragmen eksistensialisme, nihilisme dan naturalisme; itu certaintly tidak belajar sampai ke tingkat itu oleh mayoritas band-band Death Metal dan fansnya. Namun, dengan mengambil rute ini, Death Metal menghindari meningkatnya politisasi pasca-musik Hardcore yang terjadi di sekitarnya, dan "internalisasi" konsekuensi dari dialog ke titik di mana genre hanya (;oleh paling sederhana) dari kesamaan estetika: itu menggunakan instrumentasi yang sama dan menyimpang, tetapi tidak berbagi arah budaya atau musik atau sistem kepercayaan. Selama dua dekade berikutnya, dan ini tes lakmus untuk genre akan diperkuat waktu lagi, dengan genre yang tidak bisa mempertahankan arahnya bersama akan runtuh ke dalam perdagangan.
Nuclear Explosion Blasting situs people magazine yang sudah lama dilupakan orang, para kolumnis gosip hollywood, dan sierra clubMany band menerapkan gaya - chromatic progressions, strumming yang cepat, ambient rhythms - dalam inkarnasi yang berbeda dari genre baru, Death Metal. Dikotomi mainstream-moral/underground-nihilist digambarkan dalam lagu dari band-band Metal yang lebih tua, yang di ikuti terlalu banyak dari format musik rock yang ramah dan membiarkan dirinya untuk mengantisipasi keinginan dari pendengar, kontras dengan musik baru yang menekankan struktural perubahan (narasi) atas menemukan harmoni yang nyaman dan riff dan berpegang teguh dengannya. Inovasi dari Discharge, memungkinkan chromatic riffing untuk digunakan dalam konteks melodi lagu, dan dari Bathory, dalam membangun struktur lagu sekitar bentuk riffing-nya, yang diterapkan dalam karya-karya band yang terobsesi dengan kematian, dan prediksi obscurist mitologi. Apokaliptisisme, yang pada band Speed Metal telah menjadi peringatan mengerikan, di sini sebuah asumsi dasar. Sebagai bagian pemberontakan dan strukturalis gerilyawan, menjadi skala lompatan tonal yang luas dan memainkan struktur chromatic rhythm sebagai pesan, bukan akar catatan yang diselaraskan atau konvensi konstruksi tersebut di ikuti; kunci digunakan sembarangan pada semua point, fokus pada persilangan tema dalam pengembangan motif, dengan menghindari siluet siklik bentuk batu.
Hal ini paling jelas di definisikan dalam generasi kedua gaya baru, yang dimulai dengan Sepultura, Massacra, Possessed, Necrovore dan Morbid Angel, yang musiknya adalah dari adaptasi unsur primitivisme radikal dan futuris dari teori klasik. Meskipun tetap banyak unsur Metal dan Hard Rock, apa yang muncul yang membuat genre yang berbeda dari semua yang orang lain ketahui adalah cara untuk mengambil "riff" dan membentuknya menjadi pola perubahan yang akhirnya mengungkapkan kesimpulan. Banyak musik Mozart mengalun melalui perubahan motivic untuk sebagian besar durasinya, akhirnya mengungkap tema sentral, melodi lembut, di dalam Death Metal rentetan gemuruh riff yang bervariasi disiapkan untuk harapan tertentu pada pendengarnya dalam nada dan bentuk frase, kemudian dibawa keluar pada sebuah Kesimpulan.
Estetis, Death Metal tiba-tiba timbul dan mengganggu sebagian besar karena vokal, yang terdistorsi organik oleh suara baik dan lebih rendah atau lebih tinggi dari suara normal seolah memaksanya untuk volume yang biasanya dalam bentuk berteriak dengan tenggorokan terbuka. Itu geraman parau, dan itu cocok dengan often-downtowned gitar dan distorsi tebal yang seiring dan tidak memotong rentang tengah suara yang mendukung low-end dan high-end. Drum menggunakan bentuk ekstrim sinkopasi yang dikenal sebagai double bass, di mana dua bass drum yang dimainkan dengan kecepatan tinggi, menghancurkan efek syncopatic dalam konteks lagu, tetapi menyediakan buffetting, irama yang konstan mendesak. Dalam genre ini, power chords eksklusif digunakan, dan bentuk-bentuk baru yang dimasukkan termasuk disonansi.
Dari sini genre berkembang, membelah diri menjadi beberapa gaya yang berbeda. Massacra adalah wakil dari gaya strumming kecepatan tinggi  yang cepat termasuk band-band seperti Incantation, Hypocrisy, Vader, dan yang lain, dan heavy-tremolo dan electric blastering distortions merupakan ciri band dari Swedia, termasuk Dismember dan Entombed, Morpheus (kemudian Morpheus turun untuk menghindari konflik hukum dengan hard rock band dari Swedia) menetapkan gaya berpengaruh speed - metal perkusif bergelombang, muted riff dan pola drum patterning, subkelompok yang termasuk Sinister, Suffocation, Suffer dan Cryptopsy, Possessed menciptakan gaya di suatu tempat di tengah-tengah yang akhirnya termasuk band-band seperti Therion, Demigod, Monstrosity, Deicide dan Unleashed. Sepultura dikembalikan menjadi sebuah band speed metal pada masa itu, dan Celtic Frost berbelok ke Glam Rock. Sodom tetap konsisten, tetapi memperoleh kecakapan instrumental, membuat musik baru mereka dikenali untuk penggemar yang lebih tua. Untuk masing-masing gaya, diversifikasi terjadi, dan kadang-kadang dengan hasil yang menarik.
Beberapa jazz dicampur dengan Death Metal, begitu pula Atheist dan Cynic, yang lainnya dicampur dalam Grindcore untuk gaya agresif tetapi sering para blockheaded menyebutnya "Deathgrind." Beberapa mencoba untuk bekerja dalam mencampurkan ambient, seperti halnya Kong, dan beberapa bekerja di hibrida dengan versi masa lalu Metal dan Rock. yang sebagian besar diserap oleh setengah fans Rock dan ini tidak menyenangkan bagi penggemar Metal, dan mereka sama-sama dikenali dengan Rock Fans, menyebabkan banyak band bergeser sepenuhnya untuk musik Rock atau menyerah sepenuhnya. Beberapa menemukan keseimbangan antara gaya cepat dan pertengahan dengan style serba Death Metal, mereka menambahkan komposisi melodi sederhana namun spektakuler efektif, contoh yang baik di sini seperti Amorphis dan Demilich. Singkatnya, ini adalah genre Metal sejauh penciptaan untuk variasi ruang terbesar, sebagian karena disatukan oleh sebuah sistem kepercayaan lebih dari pilihan gaya hidup, dan sebagian sebagai akibat dari berbagai macam kegiatan aplikasi musik dan sedikit "aturan" atau konvensi genre, walaupun memiliki identitas musik yang jelas dalam bentuk nearly-keyless nya, atonal - dan - struktural dissonant yang ramah komposisi melodi.
Death Metal telah menentukan style Underground, yang mengakibatkan kemarahan dari para mainstream. Band-band seperti Pantera, Cannibal Corpse, dan Tool memanfaatkan citra Death Metal atau teknik format musik ini untuk merancang kepuasan mereka. Bagi sebagian banyak orang beranggapan Death Metal telah mati dengan ledakan dari sebuah band dari Swedia scene dalam lirik dari album pertama mereka Therion - selfconscious, moral, and pious while being anti-religious and "metal". dalam konflik defenisi musik yang sementara tidak menyentuh dekomposisi fokus dalam genre. Rock Hybrids seperti Entombed "Clandestine." style musik Rock dan Heavy Metal Stadium merayap di samping kelangkaan ide dan mengulang formula yang telah dikenal. Tampaknya seolah-olah pertumbuhan telah membuat genre sadar diri, dan sebagai hasilnya, telah menyerahkan dirinya ke metode yang antagonis.
Pada masa perkembangan ini dalam konteks Death Metal muncul genre serupa, Grindcore, yang tumbuh dari Punk dan Thrash, dimana vokal parau dan gitar detuned dari Death Metal yang ditambahkan. Sementara band-band awal seperti Master dan Carcass mencapai beberapa keberhasilan, mereka akhirnya merasakan tekanan untuk diversifikasi dan menemukan diri mereka dibatasi oleh penekanan pada irama konstan, seperti Rock based yang tidak berkeinginan berkelanjutan sebagai Death Metal, serta kebutuhan untuk menjadi "ekstrim" (menarik, Carcass melahirkan Napalm Death yang pada gilirannya melahirkan Godflesh, meninggalkan jejak di belakang pencipta dalam mencari sebuah artform fleksibel tetapi belum menjadi musik agresif). Lirik dari Carcass yang membingungkan bagi sebagian besar karena mereka terdiri dari deskripsi humor penyakit direndam dalam bahasa dokter medis, dengan kata-kata latin mengarah ke suara gemericik seperti siaran radio dari tanah orang mati. Bolt Thrower, dari Inggris seperti Carcass, mengadopsi lebih "epic" style, menggambarkan konflik di masa baik kuno dan modern, dan Blood dari Jerman, yang mengambil pandangan mitologi-okultis, ditambahkan ke sebuah genre yang sebaliknya menyolok harfiah seperti punk band, Napalm Death dan Terrorizer memberikan contoh ini secara umum.
Dengan caranya sendiri, musik ini dapat dekonstruktif dan konstruktif. Nihilisme dan alienasi lolos aturan masyarakat sepenuhnya dan melampaui batas-batas agama dan moralitas konvensional, dilahirkan untuk menjadi ofensif dan dengan demikian menandai dirinya dengan peran sebagai antagonis masyarakat dan senang dalam pandangan terasing, lebih memilih kebenaran yang dianggapnya palsu dengan tidak kompromi dan penyangkalan akan kematian, sehingga tidak untuk mencari nilai-nilai yang bermakna (bila hidup ini tak terbatas, dan diri adalah batas persepsi, apakah ada alasan untuk peduli tentang apa pun kecuali kepuasan?). Tidak seperti kebanyakan genre, Namun, dekonstruksi yang telah didasarkan pada gagasan penghapusan keberadaan masyarakat, kebenaran bisa di lihat kurang konstriksi dan kurang tanpa nilai. Ini adalah awal tahun kemudian pemenuhan ringkasan Jim Morrison teori dasar William Blake bahwa "jika manusia bisa menghapus kebingungan perseptif, ia akan melihat dunia seperti itu - tak terbatas".
Ini sedikit ulasan tentang sejarah perkembangan Death Metal di dunia, apabila ada beberapa kalimat yang kurang anda pahami artinya, dan anda merasa ulasan ini kurang lengkap seperti yang anda ketahui selama ini, kami mohon maaf, kami menyertakan Sumber Artikel ini di bawah, untuk lebih melengkapinya silahkan cek ke TKP, dan semoga ulasan ini bermanfaat untuk menambah sedikit pengetahuan anda.
sumber : http://www.anus.com/metal/about/history.html#metal_history_6b

Mitologi Death Metal

Mitologi Death Metal
Death metal muncul pada awal tahun 1980, ketika anak-anak dari generasi pasca-Perang Dunia II matang di Barat (Amerika Serikat, Eropa). Individu-individu ini tumbuh pada era ketika Barat kapitalis / demokrasi diadu terhadap Eurasia komunis / totaliter dan negara-negara Asia, di bawah bayang-bayang perang dunia kedua yang didirikan divisi ini.

Ini adalah era ketika ancaman konflik nuklir atau invasi Eropa oleh Uni Soviet dianggap nyata, dan tak terelakkan. The Baby Boomers, lahir 1944-1953, berharap untuk masa depan yang makmur tanpa ancaman Nazi Jerman, tetapi menghadapi sebaliknya "Perang Dingin" di mana enam menit peringatan bisa mengumumkan pemusnahan nuklir total.

Musik paling populer mengambil pendekatan populis dan memperingatkan terhadap meningkatnya kekuatan konservatif Barat, namun Death Metal menghindari politik untuk filosofis. Ini dilihat dari gambarkan tema-tema Death Metal yang lebih kedunia kematian, penyakit, dan siksaan okultisme tersembunyi di balik tabir asap teknologi, agama dan politik. Lirik nya, menetes dengan referensi ke cara-cara yang mengerikan untuk mati atau membusuk, dan sering referensi konsep Nietzschean serta bias anti-Kristen yang kuat, disebut sisi kehidupan yang tidak terlihat di media atau dialog politik saat itu.

Untuk sebagian besar, ini membingungkan - dalam konteks politik, ekonomi atau sosial, bagaimana seseorang memahami "Hanya kematian adalah nyata"? Tampaknya ini sebagai pengingat di balik semua konstruksi sosial kita, wadah realitas konsensual, dan kehilangan akan sesuatu. Dalam hal ini tidak sepenuhnya bercerai dari daya tarik pasca-Nietzschean dengan dekonstruksi, dipamerkan dalam literatur dari 1959-1976 sebagai "postmodernisme," atau perasaan bahwa definisi kita tentang "dunia nyata" adalah ilusi dan membawa kita menjadi tersesat. Entah bagaimana, kami telah kehilangan pandangan dari dunia nyata dan tinggal di balik mimpi ke mimpi yang buruk, karena semua ilusi terjadi ketika mereka menghadapi kenyataan. Reminders of mortality, dari sebuah agama okultisme di mana tidak ada moralitas baik / jahat berada, dan visi dari akhir apokaliptik mendadak menandai perbedaan liris dan iMagic antara Death Metal dan Speed Metal, Heavy Metal dan Hardcore Punk (nenek moyang memberikan kontribusi yang hybrid genetik material) sebelum ini.
Dimana dari Death Metal yang paling berpengaruh adalah gaya komposisi. Dimana band Rock mengumpulkan ayat dan paduan lingkaran suara dipersatukan oleh harmoni, Death Metal dipinjam dari Rock, Progresif Classic dan Musik Elektronik (dua genre terakhir yang dipengaruhi oleh musik klasik yang paling mendalam dari gaya mainstream) untuk menciptakan sebuah sintesis antara drama dari opera dan komposisi phrasal melodi klasik. Hal ini menyebabkan komposisi "narasi", atau perjalanan melalui riff banyak dan motif yang mengubah pendengar antara awal dan akhir, ini Kontras Rock dan Jazz, yang dalam loop sederhana dengan hiasan improvisasi menciptakan sebuah pusat pemikiran tunggal di mana persepsi yang dipenuhi oleh kesimpulan. Death metal, dalam pengertian ini, adalah baik strukturalis atau studi tentang bagaimana peristiwa terhubung secara keseluruhan, dan romantisis, dalam hal ini menekankan perubahan pengalaman lebih dari asumsi yang solid.

Setelah belajar dari Speed Metal dan Heavy Metal dan pengalaman Hardcore Punk, dimana genre baru dengan cepat diserap oleh pemikiran yang sama. Death Metal sengaja menata dirinya sebagai unlistenable. Berat, bassy distorsi menciptakan suara marah dan kekerasan, seperti yang dilakukan irama intens dan kemarahan, serak, menjerit, berteriak, vokal serak itu dimanfaatkan. This was oursider music, bukan produk lain yang untuk masuk ke dalam kehidupan fungsional modern sebagai pelengkap estetika untuk dekorasi mahal dan sistem hiburan.

Ketika semua sifat-sifat dianalisis, jelaslah apa yang dibawa Death Metal sebagai seni ke Barat: gagasan bahwa kehidupan modern kita adalah ilusi didasarkan pada kedangkalan mirip dengan pembagian kategoris kehidupan menjadi baik dan jahat, benar dan salah, kami dan mereka. Kami telah kehilangan pandangan tentang realitas melalui divisi ilusi, dan hasilnya adalah konfrontasi apokaliptik yang mengancam semua kehidupan - dan sementara sebagian besar ingin menghindari realisasi ini, Death Metal ingin memperkuat kenyataan sebaliknya.

Dua puluh tahun kemudian, ada perubahan radikal dalam pandangan ini telah terjadi, meskipun Black Metal yang dibentuk untuk mengatasi (sebagian) pergeseran dari konservatif ke politik liberal di Barat pada 1990-an. Death Metal adalah sebagai satu hal yang relevan seperti di tahun 1980-an, dengan Black Metal sebagai komentar tambahan. Kehadiran fisik sebagai genre telah banyak berasimilasi dengan pemikiran yang ingin "otentik, radikal" perspektif, tetapi musik tetap asli.

Untuk melihat relevansinya sebagai seni, dan bentuk yang lebih intens artistik bergenre bawah tanah (underground) sulit untuk menemukannya, penting kita beralih ke filsafat. Kant melihatnya sebagai sebuah hidup dalam waktu "kejahatan radikal" ketika tindakan duniawi kita untuk bertahan hidup merupakan kejatuhan masa depan yang besar; TS Eliot, menafsirkan Nietzsche, melihat waktu modern sebagai kemenangan rasa dan penghakiman massa yang menyerap kebijaksanaan yang lebih baik dari pemikir yang sebenarnya. Death Metal, dengan sindiran untuk Hollow Man (Entombed) dan topik Nietzschean serta persepsi dari kejahatan okultisme, diresap, dieksplorasi dan menjelaskan ide-ide ini.

Bagaimana sebuah pelaku Death Metal atau fans berpikir tentang dunia? Sebagai perilaku bunuh diri perlahan. Individu-individu ini tumbuh di saat massa pemilih mudah percaya dan pembeli dapat terpengaruh dari kecenderungan untuk trend, dan mudah ditipu oleh kebohongan kualitas politik paling dasar. Death Metal melihat ini rakyat dibedakan sebagai kekuatan mempertahankan ilusi publik, dan menyuntikkan dosis realitas muram untuk melawan kecenderungan kesanangan ilusi dan menyangkal bahaya yang sebenarnya. Death metal adalah kekuatan mengungkapkan ketakutan yang modern seperti kita perlahan-lahan diseret menuju azab mengerikan dengan pendapat populer menyangkal dengan menyatakan realitas.

Menariknya, meskipun semua yang telah ditulis tentang Death Metal, sangat sedikit pemikir sentuhan pada titik-titik. Mereka tidak populer. Mereka adalah ide yang berbahaya, dan sulit untuk membuktikan karena mereka dinyatakan dalam metafora. Sama seperti Death Metal itu sendiri, mereka berada diluar perspektif yang tidak akan pernah diterima oleh masyarakat, yang terus membicarakan akurasi dan urgensi sebagai bunuh diri perlahan.
Artikel Terjemahan Secara Bebas Tanpa Mengurangi Arti Dan Makna Sebenarnya